Studi Eksegetis Ulangan 6:4–9 dan Implikasinya bagi Guru Sekolah Minggu

Authors

  • Noviani Yunita Sari Sekolah Tinggi Teologi Providensia Adonay

Keywords:

eksegese, Ulangan 6:4-9, Guru Sekolah Minggu, Pendidikan Kristen, Metode Pengajaran

Abstract

Penelitian ini membahas eksegese Kitab Ulangan 6:4–9 dan implikasinya bagi guru
yang mengajar Sekolah Minggu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya
pendidikan iman anak di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi yang membawa
berbagai pengaruh terhadap kehidupan anak-anak. Gereja, melalui pelayanan Sekolah
Minggu, memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai iman, moral, dan kasih
kepada Allah sejak dini. Oleh karena itu, guru Sekolah Minggu dituntut tidak hanya mampu
mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan menggunakan metode pengajaran yang tepat serta
relevan bagi anak-anak.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi
pustaka (library research) dan studi eksegetis terhadap teks Ulangan 6:4–9. Studi pustaka
dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber, seperti Alkitab, buku
buku teologi, jurnal, dan literatur yang berkaitan dengan pendidikan Kristen serta metode
pengajaran Alkitabiah. Sementara itu, pendekatan eksegetis dilakukan melalui kajian
konteks, genre, gramatikal, dan interpretasi teks untuk memahami makna asli Ulangan 6:4–9
secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulangan 6:4–9 menegaskan
pentingnya mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan, serta mengajarkan
firman Tuhan secara terus-menerus kepada generasi berikutnya. Pengajaran tersebut tidak
hanya bersifat teoritis, tetapi harus diwujudkan melalui keteladanan hidup dan pembiasaan
dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan hasil eksegese, penelitian ini menyimpulkan bahwa guru Sekolah
Minggu perlu memiliki komitmen rohani, keteladanan hidup, dan metode pengajaran yang
kreatif, inovatif, serta sesuai dengan perkembangan anak. Guru juga harus mampu
melibatkan anak secara aktif dalam proses pembelajaran agar firman Tuhan dapat dipahami,
dihayati, dan diterapkan dalam kehidupan mereka. Dengan demikian, pelayanan Sekolah
Minggu dapat menjadi sarana yang efektif dalam membentuk iman dan karakter anak sesuai
dengan kehendak Allah.

Author Biography

Noviani Yunita Sari, Sekolah Tinggi Teologi Providensia Adonay

Dosen Biblika dan Praktika STT Providensia Adonay

References

Arifianto, A., 2018, Pendidikan Kristen bagi Anak dan Remaja. Yogyakarta, ANDI.

Arifianto, A., 2020, Pelayanan Anak dalam Pertumbuhan Gereja. Jakarta, BPK Gunung Mulia.

Block, D. I., 2012, Deuteronomy. Grand Rapids, Zondervan.

Brown, D., 1993, The Message of Deuteronomy. Leicester, Inter-Varsity Press.

Brown, F., Driver, S. R., dan Briggs, C. A., 2000, The Brown-Driver-Briggs Hebrew and English

Lexicon. Peabody, Hendrickson Publishers.

Cairns, I. J., 1993, Word and Presence: A Commentary on the Book of Deuteronomy. Grand Rapids,

Eerdmans.

Cairns, I. J., 1996, Dictionary of Theological Education. Grand Rapids, Baker Book House.

Calvin, J., 2003, Commentaries on the Four Last Books of Moses. Grand Rapids, Baker Book House.

Christensen, D. L., 2001, Deuteronomy 1–11. Nashville, Thomas Nelson Publishers.

Craigie, P. C., 1976, Theook of Deuteronomy. Grand Rapids, Eerdmans.

Darmawan, I. P. A., 2015, Menjadi Guru Sekolah Minggu yang Efektif. Bandung, Kalam Hidup.

Fee, G. D., dan Stuart, D., 1996, How to Read the Bible for All Its Worth. Grand Rapids,

Zondervan.

Harris, R. L., Archer, G. L., dan Waltke, B. K., 1999, Theological Wordbook of the Old Testament.

Chicago, Moody Press.

Hill, A. E., dan Walton, J. H., 2009, A Survey of the Old Testament. Grand Rapids, Zondervan.

Kadarmanto, Y., 2001, Tuntunan Mengajar Sekolah Minggu. Jakarta, BPK Gunung Mulia.

Lange, J. P., 1865, A Commentary on the Holy Scriptures: Deuteronomy. New York, Charles

Scribner.

Lasor, W. S., Hubbard, D. A., dan Bush, F. W., 2008, Pengantar Perjanjian Lama 1. Jakarta, BPK

Gunung Mulia.

Laufer, K., 1999, Creative Bible Teaching for Children. Chicago, Moody Press.

Leo, S., 2013, Strategi Pelayanan Sekolah Minggu. Jakarta, Literatur Perkantas.

Merrill, E. H., 1994, Deuteronomy. Nashville, Broadman Press.

Micklem, N., 1953, The Theology of Love. London, Oxford University Press.

Micklem, N., 1972, Theology and the Christian Life. London, SCM Press.

Osborne, G. R., 2012, Spiral Hermeneutika: Pengantar Komprehensif bagi Penafsiran Alkitab.

Surabaya, Momentum

Pazmiño, R. W., 2001, Foundational Issues in Christian Education. Grand Rapids, Baker

Academic.

Pazmino, R. W., 2012, Dasar-dasar Pendidikan Kristen. Bandung, STT Bandung Press.

Ruku, N., 2018, Metode Kreatif Mengajar Sekolah Minggu. Jakarta, BPK Gunung Mulia.

Scheunemann, R., 2007, Pengantar Perjanjian Lama. Batu, Departemen Literatur YPPII.

Setiawani, M., dan Tong, S., 2005, Seni Membentuk Karakter Kristen Anak. Surabaya,

Momentum.

Solihin, B., 2007, Mengajar Anak dengan Kreatif. Bandung, Kalam Hidup.

Stanislaus, Y., 2008, Spiritualitas Pelayan Anak. Jakarta, Obor Mitra Indonesia.

Stuart, D., 1994, Old Testament Exegesis. Louisville, Westminster John Knox Press.

Sulistiono, A., 2019, Spiritualitas Guru Sekolah Minggu. Jakarta, BPK Gunung Mulia.

Wallace, R. S., 1988, Calvin’s Doctrine of the Christian Life. Edinburgh, Oliver and Boyd.

Waltke, B. K., dan O’Connor, M., 1990, An Introduction to Biblical Hebrew Syntax. Winona Lake,

Eisenbrauns.

Wright, C. J. H., 1996, Deuteronomy. Peabody, Hendrickson Publishers.

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Sari, N. Y. (2026). Studi Eksegetis Ulangan 6:4–9 dan Implikasinya bagi Guru Sekolah Minggu . YADA : Jurnal Teologi Biblika Dan Reformasi, 4(1), 29. Retrieved from https://journal.sttpadonaybatu.ac.id/index.php/YJTBR/article/view/96